CINTA DIMULAI DAN BERAKHIR DENGAN CARA YANG TIDAK PERNAH KITA PIKIRKAN SEBELUMNYA. CINTA ADALAH SEBUAH PERJUANGAN, SEHINGGA CINTA SELALU TUMBUH. (JAMES A. BALDWIN)
CINTA ADALAH SATU JIWA YANG MENYATUKAN DUA ANAK MANUSIA. (ARISTOTELES)
TANPA CEMBURU DAN RIAK AMARAH KECIL, ITU BUKAN CINTA. (PEDRO CALDERON DE LA BARCA)
SEBUAH PERNIKAHAN ADALAH TEMPAT DI MANA KITA MENGALAMI JATUH CINTA BERKALI-KALI DENGAN ORANG YANG SAMA. (MIGNON MCLAUGHLIN)
TANPA KEKELIRUAN TIDAK AKAN ADA MASA SALING MEMAAFKAN. TANPA SALING MEMAAFKAN TAK AKAN ADA CINTA. (BUNDA THERESA)
MENCINTAI BUKAN HANYA MENCARI SESEORANG YANG TEPAT. MENCINTAI BERARTI BERSEDIA MENCARI SEBUAH PANDANGAN YANG SAMA. (ANTOINE DE SAINT-EXUPERY)
PELAJARI SEBUAH KETENANGAN DARI SETIAP RUMITNYA DIALOG, PELAJARI PENGERTIAN DARI SETIAP SIFAT EGOIS, DAN PELAJARILAH KEBAIKAN DARI SETIAP HAL BURUK YANG TERJADI. (KAHLIL GIBRAN)
Published in:
* Udah basi
Kamis, 04 September 2008
TANDA - TANDA KAMU AKAN BUBARAN
Kita semua berharap hubungan cinta Kamu penuh kasih dan kebahagiaan, tapi kadang hubungan kita tidak baik, dan bisa-bisa bubar, sebelum bubaran perlu tahu dulu sinyal-sinyalnya. Biasanya ada beberapa tanda pasangan yang akan putus !
Cowok Cewek atau kedua pasangan :
1. Mulai jarang berkomunikasi
2. Sensitip
3. Diam
4. Tidak terbuka
5. Tidak punya rencana
6. Teman
7. Ada Apa ?
Ada teman Kamu yang mulai bertanya, ada apa Kamu dan dia ?, ini merupakan peringatan yang sangat berarti, karena teman dekat kamu berarti sudah melihat gejala yang tidak baik antara kamu dan dia.
8. Tanpa gejala
Published in:
* Udah basi
Cowok Cewek atau kedua pasangan :
1. Mulai jarang berkomunikasi
2. Sensitip
3. Diam
4. Tidak terbuka
5. Tidak punya rencana
6. Teman
7. Ada Apa ?
Ada teman Kamu yang mulai bertanya, ada apa Kamu dan dia ?, ini merupakan peringatan yang sangat berarti, karena teman dekat kamu berarti sudah melihat gejala yang tidak baik antara kamu dan dia.
8. Tanpa gejala
Published in:
* Udah basi
9 TRIK AGAR TETAP SETIA
1. TANPA PAMRIH
2. JANGAN BANYAK MENUNTUT
3. JANGAN TAKUT DIKECEWAKAN
4. JADILAH PENGHIBUR YANG BAIK
5. PAHAMI SEPENUH HATI
6. SYUKURI APA YANG TERJADI
7. MANDIRI DALAM PIKIR DAN TINDAKAN
8. TEGUH DALAM HARAPAN
9. PADUKAN KATA DAN PERBUATAN
Published in:
* Udah basi
2. JANGAN BANYAK MENUNTUT
3. JANGAN TAKUT DIKECEWAKAN
4. JADILAH PENGHIBUR YANG BAIK
5. PAHAMI SEPENUH HATI
6. SYUKURI APA YANG TERJADI
7. MANDIRI DALAM PIKIR DAN TINDAKAN
8. TEGUH DALAM HARAPAN
9. PADUKAN KATA DAN PERBUATAN
Published in:
* Udah basi
WARNA FAFORIT KAMOE....
Percayakah Anda, warna mengandung sejuta arti? Tak hanya menyiratkan selera Anda, namun juga ‘bicara’ bagaimana Anda bereaksi pada seks. Ehemmm…
Boleh percaya atau nggak, konon warna-warna favorit memang mencerminkan bagaimana pribadi dan watak si empunya. Merah diartikan berani, hijau sejuk dan kalem, abu-abu disukai mereka yang memilih berada di tengah-tengah alias plin-plan.
Lantas bagaimana pemilihan warna seseorang merefleksikan selera seks yang bersangkutan?
Hijau
Mereka yang menyukai warna hijau umumnya pribadi yang ceria namun lugu dalam kehidupan bercintanya. Perempuan yang menyukai warna ini cenderung suka acara bercinta seperti gadis perawan. Mereka cenderung berlaku sopan (bahkan di tempat tidur!) dingin, kadang tak bergairah, namun tetap menarik! (justru di situ tantangan si pria ‘kan)
Kuning
Meski keinginan bercinta kuat, namun si pencinta warna kuning ini bisa tahan diri alias suka jaim (jaga image). Meski jarang merasakan kepuasan seks, namun mereka tak akan menolak jika pasangan menginginkannya. Wah, sekali-kali jujur aja kali biar suami juga bisa memuaskannya, jangan jaim mulu deh.
Oranye
Jika Anda penyuka warna berani ini, berarti Anda juga suka seks yang penuh fantasi dan kaya imajinasi. Seks bagi Anda bagaikan sebuah drama, dimana Anda berperan sebagai si pemain utama. Foreplay harus dilakukan, tidak boleh tidak. Sanjungan, pujian dan kata-kata mesra selalu tak pernah ketinggalan. Karena lihainya berakting, tak mencapai orgasme pun pasangan nggak bakal tahu. Rugi dong…
Pink
Gampang ditebak, wanita yang menyukai warna ini cenderung bersikap kekanak-kanakan, demikian juga dalam bercinta. Mereka suka menggoda, namun jarang menepati. Demikian juga kaum prianya lho. Royal mengobral janji, namun tak satupun ditepati. Waspada jika suami Anda penyuka merah muda!
Biru
Anda adalah pasangan yang menyenangkan dalam bercinta, cenderung lembut dan peka terhadap pasangan. Romantis dan melakukan pendekatan dengan cara-cara elegan. Penyuka warna biru adalah pencinta sejati, gairahnya menggelora dan selama sesi bercinta selalu menggebu-gebu. Foreplay sudah jadi barang wajib, jadi nggak ada kata quickie sex dalam kamus bercintanya!
Coklat
Oh la la, karena coklat adalah salah satu afrodisiak yang ampuh, maka perempuan yang menyukai warna coklat identik dengan seks 24 jam. Nanti dulu, maksudnya itu seks dalam pikirannya. Anda penyuka warna coklat suka bercinta dalam waktu lama dan intens. Namun emosi yang cenderung bersumbu pendek bisa membuyarkan segalanya
Ungu
Penyuka warna ungu adalah wanita anggun, cenderung suka pada sesuatu yang bersih dan indah. Kaum pria yang menyukai warna ini kebanyakan pebisnis andal. Untuk urusan asmara, baik pria atau wanita, mereka optimis selalu dapat memuaskan pasangannya
Hitam
Sesuai dengan pilihan warnanya, penyuka hitam identik dengan seks yang keras dan liar. Cocok bagi sifat mereka yang cenderung temperamental dan gampang naik darah. Konon, para ahli jiwa sempat menyimpulkan pelaku kekerasan seks cenderung mereka yang memfavoritkan warna hitam!
Putih
Entah benar atau tidak, mereka yang menyukai putih berpikir seks adalah sesuatu yang kotor. Ciuman di depan umum tak ada dalam kamus mereka, demikian juga bercinta di siang hari. Saking kolotnya, perempuan penyuka warna putih, konon akan berganti pakaian di bawah selimut. Sedangkan prianya, akan mandi sebelum dan sesudah bercinta!
Merah
Selera bercinta Anda bak harimau kelaparan, mudah terangsang dan amat menikmati variasi seks, baik gaya atau lokasi. Selama bercinta, penyuka merah cenderung agresif dan suka ‘menyerang’ lebih dulu.
Published in:
* Udah basi
Boleh percaya atau nggak, konon warna-warna favorit memang mencerminkan bagaimana pribadi dan watak si empunya. Merah diartikan berani, hijau sejuk dan kalem, abu-abu disukai mereka yang memilih berada di tengah-tengah alias plin-plan.
Lantas bagaimana pemilihan warna seseorang merefleksikan selera seks yang bersangkutan?
Hijau
Mereka yang menyukai warna hijau umumnya pribadi yang ceria namun lugu dalam kehidupan bercintanya. Perempuan yang menyukai warna ini cenderung suka acara bercinta seperti gadis perawan. Mereka cenderung berlaku sopan (bahkan di tempat tidur!) dingin, kadang tak bergairah, namun tetap menarik! (justru di situ tantangan si pria ‘kan)
Kuning
Meski keinginan bercinta kuat, namun si pencinta warna kuning ini bisa tahan diri alias suka jaim (jaga image). Meski jarang merasakan kepuasan seks, namun mereka tak akan menolak jika pasangan menginginkannya. Wah, sekali-kali jujur aja kali biar suami juga bisa memuaskannya, jangan jaim mulu deh.
Oranye
Jika Anda penyuka warna berani ini, berarti Anda juga suka seks yang penuh fantasi dan kaya imajinasi. Seks bagi Anda bagaikan sebuah drama, dimana Anda berperan sebagai si pemain utama. Foreplay harus dilakukan, tidak boleh tidak. Sanjungan, pujian dan kata-kata mesra selalu tak pernah ketinggalan. Karena lihainya berakting, tak mencapai orgasme pun pasangan nggak bakal tahu. Rugi dong…
Pink
Gampang ditebak, wanita yang menyukai warna ini cenderung bersikap kekanak-kanakan, demikian juga dalam bercinta. Mereka suka menggoda, namun jarang menepati. Demikian juga kaum prianya lho. Royal mengobral janji, namun tak satupun ditepati. Waspada jika suami Anda penyuka merah muda!
Biru
Anda adalah pasangan yang menyenangkan dalam bercinta, cenderung lembut dan peka terhadap pasangan. Romantis dan melakukan pendekatan dengan cara-cara elegan. Penyuka warna biru adalah pencinta sejati, gairahnya menggelora dan selama sesi bercinta selalu menggebu-gebu. Foreplay sudah jadi barang wajib, jadi nggak ada kata quickie sex dalam kamus bercintanya!
Coklat
Oh la la, karena coklat adalah salah satu afrodisiak yang ampuh, maka perempuan yang menyukai warna coklat identik dengan seks 24 jam. Nanti dulu, maksudnya itu seks dalam pikirannya. Anda penyuka warna coklat suka bercinta dalam waktu lama dan intens. Namun emosi yang cenderung bersumbu pendek bisa membuyarkan segalanya
Ungu
Penyuka warna ungu adalah wanita anggun, cenderung suka pada sesuatu yang bersih dan indah. Kaum pria yang menyukai warna ini kebanyakan pebisnis andal. Untuk urusan asmara, baik pria atau wanita, mereka optimis selalu dapat memuaskan pasangannya
Hitam
Sesuai dengan pilihan warnanya, penyuka hitam identik dengan seks yang keras dan liar. Cocok bagi sifat mereka yang cenderung temperamental dan gampang naik darah. Konon, para ahli jiwa sempat menyimpulkan pelaku kekerasan seks cenderung mereka yang memfavoritkan warna hitam!
Putih
Entah benar atau tidak, mereka yang menyukai putih berpikir seks adalah sesuatu yang kotor. Ciuman di depan umum tak ada dalam kamus mereka, demikian juga bercinta di siang hari. Saking kolotnya, perempuan penyuka warna putih, konon akan berganti pakaian di bawah selimut. Sedangkan prianya, akan mandi sebelum dan sesudah bercinta!
Merah
Selera bercinta Anda bak harimau kelaparan, mudah terangsang dan amat menikmati variasi seks, baik gaya atau lokasi. Selama bercinta, penyuka merah cenderung agresif dan suka ‘menyerang’ lebih dulu.
Published in:
* Udah basi
PACARAN YANG BAIK ITU??????
Pacaran yang baik itu
Pacaran bukanlah putus sekarang, esok hari ganti baru, putus lagi, sambung lagi.
1. Pacaran gak pacaran itu bukan masalah. Yang penting doa buat jodoh yang datang dari Tuhan. Seringkali kita tuh ngerasa “aneh” klo gak punya
pacar. Benernya, gak bingung soal pacar. Klo emang dah waktu Tuhan, minta pasangan hidup aja. Karena itu, mumpung lagi muda nich… temenan aja yg banyak. Makin banyak temen, makin banyak yg bisa diliat aslinya.Soalnya, klo keseringan berdua, bisa lebih banyak palsunya daripada aslinya.
2. Klo ga bisa nguasain diri mending jangan pacaran dulu. Minta Tuhan siapkan kita, baru dah minta pacar yang sekalian sebagai calon pasangan hidup kita nantinya. Gak bisa disangkal dech, ada kalanya kita “nafsu” ama lawan jenis kita. Nah, klo masih suka nafsuan getu, ya lebih bagus klo kita banyak berdoa. Jadi, saat pacaran, kita akan terhindar dari dosa seks.
3. Gak mesti pusing dengan umur. Tunggu aja pacaran yang ditentuin ama Tuhan, dan kita gak akan pernah kecewa. Ada yang nanya, umur berapa yang pas buat pacaran? Wah, susah jawabnya tuch. Umur tidak pernah bisa menentuin apakah kita udah siap pacaran atau gak. Yang bisa nentuin, apakah kita bisa pacaran atau gak itu adalah sikap hati kita. Klo masih kekanak kanakan,egois, mau menang sendiri dan gak bisa nrima kelemahan pacar, ya susah juga ya. Bisa- bisa,hari-hari pacaran diisi dengan berantem en berantem.Apa enaknya coba?
4. Siapkan hati, siapkan iman, baru mikirin pacaran “yang serius” gak pke coba-coba. Klo jantung udah berdesir dan berdegup kencang pas ngeliat co/e yang kita taksir, emang rasanya udah gak ada yang bisa ngalahin dech. Semua bisa lewat. Tapi, kita kudu ati-ati dengan perasaan ini. Uji dulu, apakah kita deg-degan getu karena kita memang sayang pada dia atau kita hanya kagum sama dia? Jangan sampe salah ambil keputusan. Soalnya klo putus tengah jalan, rasanya tuch bisa sakit banget. Karena itu, jangan pernah ambil sikap coba jalanin dulu aja, tar kita liat-liat dulu.Klo perlu
pertimbangan dari orang tua, kakak rohani atau yang anggap kita lebih dewasa.
5. Kenalin dulu orang yang ditaksir luar dalam, lalu doa minta tanggapan Tuhan, baru dech jalanin sesuai dengan kehendak Tuhan, itu baru namanya pacaran “rohani”. Klo naksir seseorang, jangan cuma liat fisiknya aja. Fisik ga pernah ngejamin hubungan kita bakal langgeng. Liat hatinya, apakah dia orang yang takut ama Tuhan apa gak. Kudunya itu jadi syarat utama klo kita mau ambil keputusan untuk pacaran ama si dia atau gak.
6. Klo naksir sesorang, bawa dalam doa. Jangan asal main tembak aja. Minta Tuhan sendiri yang beri hikmat buat kita.
Masih bingung???hehehe….. gak usah bingung. Tuhan adalah pribadi yang setia. Dia gak pernah membuat kita kecewa. Serahkan semua pada Tuhan. Dia bakal ngasih yang terbaik buat kita.
Published in:
* Udah basi
Pacaran bukanlah putus sekarang, esok hari ganti baru, putus lagi, sambung lagi.
1. Pacaran gak pacaran itu bukan masalah. Yang penting doa buat jodoh yang datang dari Tuhan. Seringkali kita tuh ngerasa “aneh” klo gak punya
pacar. Benernya, gak bingung soal pacar. Klo emang dah waktu Tuhan, minta pasangan hidup aja. Karena itu, mumpung lagi muda nich… temenan aja yg banyak. Makin banyak temen, makin banyak yg bisa diliat aslinya.Soalnya, klo keseringan berdua, bisa lebih banyak palsunya daripada aslinya.
2. Klo ga bisa nguasain diri mending jangan pacaran dulu. Minta Tuhan siapkan kita, baru dah minta pacar yang sekalian sebagai calon pasangan hidup kita nantinya. Gak bisa disangkal dech, ada kalanya kita “nafsu” ama lawan jenis kita. Nah, klo masih suka nafsuan getu, ya lebih bagus klo kita banyak berdoa. Jadi, saat pacaran, kita akan terhindar dari dosa seks.
3. Gak mesti pusing dengan umur. Tunggu aja pacaran yang ditentuin ama Tuhan, dan kita gak akan pernah kecewa. Ada yang nanya, umur berapa yang pas buat pacaran? Wah, susah jawabnya tuch. Umur tidak pernah bisa menentuin apakah kita udah siap pacaran atau gak. Yang bisa nentuin, apakah kita bisa pacaran atau gak itu adalah sikap hati kita. Klo masih kekanak kanakan,egois, mau menang sendiri dan gak bisa nrima kelemahan pacar, ya susah juga ya. Bisa- bisa,hari-hari pacaran diisi dengan berantem en berantem.Apa enaknya coba?
4. Siapkan hati, siapkan iman, baru mikirin pacaran “yang serius” gak pke coba-coba. Klo jantung udah berdesir dan berdegup kencang pas ngeliat co/e yang kita taksir, emang rasanya udah gak ada yang bisa ngalahin dech. Semua bisa lewat. Tapi, kita kudu ati-ati dengan perasaan ini. Uji dulu, apakah kita deg-degan getu karena kita memang sayang pada dia atau kita hanya kagum sama dia? Jangan sampe salah ambil keputusan. Soalnya klo putus tengah jalan, rasanya tuch bisa sakit banget. Karena itu, jangan pernah ambil sikap coba jalanin dulu aja, tar kita liat-liat dulu.Klo perlu
pertimbangan dari orang tua, kakak rohani atau yang anggap kita lebih dewasa.
5. Kenalin dulu orang yang ditaksir luar dalam, lalu doa minta tanggapan Tuhan, baru dech jalanin sesuai dengan kehendak Tuhan, itu baru namanya pacaran “rohani”. Klo naksir seseorang, jangan cuma liat fisiknya aja. Fisik ga pernah ngejamin hubungan kita bakal langgeng. Liat hatinya, apakah dia orang yang takut ama Tuhan apa gak. Kudunya itu jadi syarat utama klo kita mau ambil keputusan untuk pacaran ama si dia atau gak.
6. Klo naksir sesorang, bawa dalam doa. Jangan asal main tembak aja. Minta Tuhan sendiri yang beri hikmat buat kita.
Masih bingung???hehehe….. gak usah bingung. Tuhan adalah pribadi yang setia. Dia gak pernah membuat kita kecewa. Serahkan semua pada Tuhan. Dia bakal ngasih yang terbaik buat kita.
Published in:
* Udah basi
10 LANGKAH BERTAHAN PAS PATAH HATI
Kata om Meggi Z, patah hati tuh lebih sakit daripada sakit gigi (aduh, jadul banget seeh!). Tapi yang bener: patah hati tuh lebih sakit daripada nggak patah hati! (He…he…he…, ya iya lah!) Makanya biar nggak sakit-sakit amat, kita mesti bertahan dan ngelupain dia. Caranya?
1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.
2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?
3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!
4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Chatting, main PS, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting ekita happy.
5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.
6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke mal, ke cafe, tempat bilyar, atau warung gaul.
7. Jangan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.
8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)
10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol. Kalo nggak, lumayan kan buat cuci mata dan bikin seger badan doang sih!
Published in:
* Udah basi
1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.
2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?
3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!
4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Chatting, main PS, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting ekita happy.
5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.
6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke mal, ke cafe, tempat bilyar, atau warung gaul.
7. Jangan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.
8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)
10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol. Kalo nggak, lumayan kan buat cuci mata dan bikin seger badan doang sih!
Published in:
* Udah basi
10 LANGKAH BERTAHAN PAS PATAH HATI
Kata om Meggi Z, patah hati tuh lebih sakit daripada sakit gigi (aduh, jadul banget seeh!). Tapi yang bener: patah hati tuh lebih sakit daripada nggak patah hati! (He…he…he…, ya iya lah!) Makanya biar nggak sakit-sakit amat, kita mesti bertahan dan ngelupain dia. Caranya?
1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.
2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?
3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!
4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Chatting, main PS, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting ekita happy.
5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.
6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke mal, ke cafe, tempat bilyar, atau warung gaul.
7. Jangan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.
8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)
10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol. Kalo nggak, lumayan kan buat cuci mata dan bikin seger badan doang sih!
Published in:
* Udah basi
1. Simpan kenangan2 indahmu
Simpan semua benda yang pernah dia kasih atau punya memori indah waktu masih berdua! Dikarungin, trus taruh di tempat yang selama ini paling “haram” kita jamah. Biar hati kita nggak tergerak buat liat-liat tuh barang-barang lagi! Kalo perlu, dihibahin ke orang aja.
2. Jangan teringat masa lalu
Buat sementara waktu jangan dulu deh pergi ke tempat-tempat pacaran favorit kita berdua waktu masih akur dulu. Lha, kalo barang-barang udah dijauhin, tapi kita tetap main-main ke tempat ini, jadi bernostalgila lagi dong?
3.Lakuin hal-hal yang selama ini dia larang kita lakuin
Misalnya, kalo selama ini kita terpaksa selalu motong pendek rambut karena dia nggak suka cowok gondrong, sekarang panjangin aja. Mau tuh rambut kutuan kek, ketombean kek, sebodo amat!
4.Lakuin hal-hal seru yang paling bisa bikin kita girang
Chatting, main PS, atau main bola sama anak-anak kampung? Terserah! Yang penting ekita happy.
5. Tambah frekuensi nongkrong bareng temen-temen!
biasanya temen tuh lebih tulus daripada pacar. Dan biasanya lagi, temen juga lebih banyak nyenenginnya daripada nyusahinnya. Makanya di saat-saat kritis kayak gini asiknya makin deket sama temen-temen.
6. Jangan menyendiri!
Ngapain sih berkurung di kamar atau pergi sorangan ke gunung dan pantai? Udah kayak anak ilang aja! Hari gini ngilangin patah hati kok pake cara remaja tahun 70-an! Sekarang udah 2004 gitu lho. Pergi dong ke mal, ke cafe, tempat bilyar, atau warung gaul.
7. Jangan curhat sama temen
Emang bener katanya nyeritain unek-unek ke sobat tuh bisa ngurangin beban. Tapi coba deh kita bayangin, kalo kita curhat abis-abisan dengan seluruh perasaan, bukannya malah bisa kebawa emosi ya? Jadi makin susah lupa deh sama dia. So, kalo mulut tetap gatel pengen curhat, seadanya aja ya.
8. Bikin sibuk diri
Man, bayangan mantan tuh paling sering nongol kalo kita lagi bengong. Makanya biar nggak bengong ekita mesti banyak bergerak. Ngebengkel bisa. Lari-lari keliling kompleks sambil ngecengin tetangga boleh. Atau kalo mau yang pake pahala, jadi asisten pribadi nyokap aja. He…he…he….
9. Nulis! Basi ya?
Tapi efeknya lumayan dahsyat lho! Waktu kita nulis cerita, puisi, atau nulis lirik lagu, biasanya perasaan nggak enak yang ngeganjel ikutan keluar tuh. Lha, kalo nggak bisa ngarang, bikin puisi, dan bikin lagu? Ya asal nulis aja, nulis apa lah! (Deeu…maksa sih!)
10. Terakhir
sering-sering jalan ke sarang cewek-cewek! He…he…he…. Dandan dengan style paling oke menurut kita, trus pasang sikap cool (es batu kali, ah!). Yah, siapa tau aja ada yang nyantol. Kalo nggak, lumayan kan buat cuci mata dan bikin seger badan doang sih!
Published in:
* Udah basi
Langganan:
Postingan (Atom)













